Referensi : Doa Akhir Majlis Shalawat
اللهم ارزقنا زيارته فى كل سنة
Hampir Semua umat Muhammad memimpikan untuk Ziarah ke Makam Rasulillah. Walaupun terkadang secara Finansial belum memungkinkan. Karena disana umatNya pasti Merasakan Kedahsyatan yang tak bisa diutarakan dengan sebuah bahasa, Betapa Terharunya seorang UmatNya, lantas diizinkan untuk menyaksikan Makam Rasulullah.
Namun untuk Ziarah setiap tahun ke Makam Rasulullah kan tak semudah mengembalikan Telapak Tangan. Dibutuhkan Finansial yang Cukup serta Sabar Menunggu. Baik Umrah Apalagi Haji Reguler dibutuhkan Puluhan Tahun..
Alternatif yang dapat kita tempuh bila Ziarah Fisik belum memungkinkan, maka Ziarah Maknawi Tidak kalah pentingnya dengan Ziarah Fisik. Dengan Ziarah Maknawi disitu otomatis umatNya terjalin Komunikasi dengan Beliau. Melalui :
A. Majlis Shalawat
Ketika Terdapat Majlis Shalawat, otomatis disitu terjalin Komunikasi antara UmatNya dan Sang Nabinya. Bagaimana tidak, disaat Majlis Shalawat disitu Ungkapan Sanjungan berkali kali kita sampaikan kepada Beliau. Seperti :
انت شمس انت بدر، انت نور فوق نور
انت اكسر وغالى، انت مصباح الصدور
Ketika ada Majlis Shalawat otomatis disitu terjalin Komunikasi antara UmatNya dan Sang Nabinya. Bagaimana tidak, disaat Majlis Shalawat berkali kali kita berShalawat sampaikan kepada Beliau. Seperti :
السلام عليك يا زين الأنبياء
السلام عليك اتقى الاتقياء
Ketika ada Majlis Shalawat otomatis disitu terjalin Komunikasi antara UmatNya dan Sang Nabinya. Bagaimana tidak, disaat Majlis Shalawat disitu Ungkapan Doa agar kita Mendapat Syafaat berkali kali kita sampaikan kepada Beliau. Seperti :
اشفع لنا ياحبيبنا،
انت المرتجى يوم الزحام
B.Nasruddinih.
Alternatif agar kita mampu Ziarah dan Komunikasi dengan Beliau melalui Jalur Menyebarkan Ilmu dan SyariatNya.
Disaat seseorang Mengajarkan tentang Hadats dan Najis dengan Baik dan Benar kepada UmatNya. Secara tidak langsung kita Ziarah Maknawi kepada Beliau..
Disaat seseorang Mengajarkan tentang Tatacara Wudhu dan Shalat dengan Baik dan Benar kepada UmatNya. Secara tidak langsung kita Ziarah Maknawi kepada Beliau..
Disaat seseorang Mengajarkan Al Qur'an dan Tajwidnya dengan Baik dan Benar kepada UmatNya. Secara tidak langsung kita Ziarah Maknawi kepada Beliau..
Disaat seseorang Menyantuni Dhu'afa dan dan anak Yatim dengan Santun kepada UmatNya. Secara tidak langsung kita Ziarah Maknawi kepada Beliau..
Karena dengan "Tangan" Kita AjaranNya menyebar dan berkembang dari masa ke masa.
Hal itulah yang menyebabkan Rasulillah Tersenyum Gembira. maka pada saat itu secara otomatis kita telah Melakukan Ziarah Maknawi dengan Beliau..
Pada saat itu oleh Rasulullah kita digolongkan Umat yang beruntung, karena disitu terjalin Komunikasi dan Ziarah Maknawi dengan Rasulullah. Sebagaimana dalam syair :
طوبى لمن رانى، طوبى لمن رانى، طوبى لمن رانى، فطوبى فطوبى فطوبى لمن لم رانى وأمن بى.